Spirit of Me

Free love? As if love is anything but free. Man has bought brains, but all the millions in the world have failed to buy love.

in the office… November 6, 2007

Filed under: Uncategorized — rizka @ 11:42 am

Kring…kriiing…line telp di meja Nuri berdering.

Narto: Nuri, ada Nini gak?
Nuri: Gak ada Pak Narto, Nini kan lagi meeting keluar.
Narto: Ini nih, ada tamu buat Bos Besar.
Nuri: Siapa pak yang cari Bos Besar?
Narto: Dia bilang dari Bumi Putera
Nuri: Udah ada janji belum Bumi Putera sama Bos Besar?
Narto: Katanya dia sih udah
Nur: Wah pak, jangan-jangan tuh orang nawarin asuransi ke Bos Besar.
Narto: OK kalo gitu, saya tanya ke Nayla.

Kring…kriiing…line telp di meja Nayla berdering.

Narto: Nayla, dibawah ada taksi dan Bumi Putera.

Nayla: Oh ya pak, jadi yang bener yang mana? Ada taksi dan Bumi Putera?

Seorang operator telepon sebenarnya (Nisa) turun ke bawah untuk melihat situasi yang sebenarnya.

Nisa: (Setelah melihat si Bumi Putera) “Ayo pak, silahkan langsung ke atas” untuk ketemu Bos Besar”

Selesai mengantar Bumi Putera ke atas, Nisa kembali ke mejanya dan bertemu Narto.

Nisa: Pak, itu bukan Bumi Putera tapi BUDI PUTRA !!!

 

Berita Foto: Ebiet G. Ade, In Love 25 Anniversary April 26, 2007

Filed under: Uncategorized — rizka @ 11:20 am

ebiet g ade

photos by rizka

 

Talk about Movies bersama Wimar Witoelar dan Riri Riza March 13, 2007

Filed under: Uncategorized — rizka @ 3:35 am

promo-email.jpg

Ingin tahu bagaimana Wimar membahas dunia perfilman, bersama salah satu pembuat film muda?

Talk about Movies bersama Wimar Witoelar dan Riri Riza
Selasa, 13 Maret 2007 pukul 19.30 WIB, Pisa Cafe Mahakam

Join Us
Free of Charge

Disiarkan langsung di Trijaya FM 104,6FM dari Pisa cafe & Resto Mahakam.

—————————————————————————-

Update 14 Maret: Laporan acara oleh Wulan yang dikutip dari www.perspektif.net

Kali ini, producer acara ini dari Trijaya FM memohon maaf atas keterlambatan siaran selama 32 menit yang disebabkan trouble di pemancar. Siaran masuk di tengah percakapan.

WW: Bagaimana Riri mendefinisikan film Inggris.

RR: Film Inggris sangat kental dengan tone, wittiness, serta aura sinematografi.

WW : bisa cerita tentang film yang akan tayang di bulan Juni, yaitu: 3 hari untuk selamanya?

RR: bersama dengan Miles membuat film ini selama 24 hari, kisah 2 anak muda, berumur sekitar 21 tahun, yang melakukan perjalanan selama 3 hari. Dalam 3 hari itu telah mengubah pandangan hidup, diri mereka dan relationship mereka satu sama lain, berubah untuk selamanya. Film ini akan release bulan Juni, post production telah selesai di bulan November tahun lalu. RR dan tim promo menyediakan 6 bulan untuk mengatur strategi promo film ini. Film yang siap edar sudah melewati prosedur baku, termasuk pengeditan di Lembaga Sensor Film. LSF juga yang menentukan apakah film itu untuk remaja, dewasa, atau untuk semua umur.

WW: Bagaimana keterkaitan LSF di dunia film Indonesia, apakah film yang sudah di edit oleh LSF bisa edar?

RR: setelah melewati proses edit oleh badan LSF, misalnya ada satu film ditarik karena tidak layak edar, mereka bisa ajukan kembali dengan mengubah judul, atau memotong bagian yang sudah mereka sensor untuk kemudian dapat diedarkan. LSF yang menentukan apakah film tersebut layak diputar atau tidak. Sebagian besar UU yang telah direvisi isinya masih sama dengan yang sebelumnya, masih melibatkan LSF, birokrasi di lembaga pemerintah (Menbudpar, Menkominfo, Presiden), dsb.

Tjabe, a Dutch intern at IMX: Is there one particular movie that inspired you to write movies and direct movies eventually, like an American movie in English? Like film directors you admire?

RR; Basically I graduated from high school without knowing what I would like to be, I like music and photography and wanted to combine that into movies. I went to an art school which is the only one we had in Jakarta, Institut Kesenian Jakarta. I found it pleasant to join, how to make film, how to direct. In 1988 Steven Spielberg, George Lucas, inspired me in film making. In the mid 90’s, a new generation in Chinese film making madev Asian films more interesting than European films.

SMS: Why do you always make movies with a family theme, why don’t you try a horror movie?

RR: Tidak selalu membuat tema keluarga. Tapi saya tinggal di Indonesia dimana keluarga adalah bagian yang sangat mempengaruhi hidup saya. Saya tinggal bersama keluarga selama 23 tahun. Itu sangat berefek buat kehidupan saya. Bahkan di film berbau politik seperti Gie pun saya banyak mengangkat kehidupan dimensi keluarganya. Krn saya percaya aktifis politik itu banyak belajar ttg hidup dari keluarga. Saya dan tim selalu ada usaha untuk memastikan film saya punya prospek ekonomi. Di film “Untuk Rena”, saya punya cita-cita kalau bisa film ini jadi film yang sangat bisa dimengerti di masyarakat, terbukti waktu saya dan tim memutar film itu di barak camp waktu di aceh, mereka menyambutnya.

Hari: apakah di negara lain di luar spt India, dll apakah ada sensor spt ini. Apakah mempengaruhi jumlah film?

RR: Di tiap negara ada. Pengaruhnya di industri sangat relatif. Kontroversi film yang di-ban itu kemudian malah menjadikan film itu laris. Di tahun 2006 ada 300 film yang beredar di bioskop Indonesia, dari 300 itu hanya 37 film yang film Indonesia. Tapi 40% dari karcis terjual adalah untuk film Indonesia. Saat ini ada film Indonesia yang menebus angka 1.000.000 penonton. Bahkan sampai 2.000.000 penonton.

Film kami yang paling laris adalah Ada Apa Dengan Cinta, mencapai 2,700,000 juta penonton

Pornografi: apa pornografi dalam film adalah suatu factor peningkat kriminalitas?

Saya rasa pronografi tidak bisa disalahkan.

Riri (penonton): Apa ada rencana buat film kolosal?

RR: menurut saya Soe Hok Gie termasuk kategori kolosal, scene tertentu pemainnya sampai 1000 orang.

 

Naik Sepeda ke kantor? Siapa takut! February 22, 2007

Filed under: fearFactOr — rizka @ 9:39 am

rizkadulWaktu kecil gue seneng banget naek sepeda. Awalnya dibeliin sepeda mini kecil, nama merknya kalo gak salah “Rolland“. Dulu genjot sepeda paling jauh pernah ke Lebak Bulus-Rempoa lalu minggu depannya dilanjutin Lebak Bulus-Pondok Cabe sama tetangga gue si Jona (nama aslinya sih Johny, tapi karena kecewek-cewekan, kita sebut dia si Jona).

Trus selanjutnya dibeliin sepeda mini yang agak besar. Nah, pas lagi seneng-senengnya bersepeda, tuh sepeda yang besar rusak. Ya akhirnya dipinjemin ama Om gue, sepeda balap gitu, merknya “Panasonic” Inget merknya karena dulu sering diledekin karena merk sepeda kayak merk tv. Waktu perjalanan naek sepeda dulu gak pernah yang namanya kita kudu pake helm dan alat safety lainnya, alhasil ada kenang-kenangan cacat akibat gue jatuh dari sepeda. Ya iyalah, waktu itu gue balapan sepeda ama motor bareng abang gue. Trus tiba-tiba setangnya gak bisa dibelok dalam keadaan kencang, akhirnya jatuh deh dengan sangat keras. Sikut gue jadi cacat seumur hidup sekarang huhuhu…. Tapi ya seneng-seneng aja tuh…

Ada cerita lagi nih, waktu sampe di Pondok Cabe, kita mampir ke rumahnya sodaranya Jona dan di kebonnya ada pohon kelapa, ya udah deh kita minum air kelapa langsung dipetik dari pohon. Suegeeer…

Bingung ya kenapa gue tiba-tiba nyeritain sepeda? Ini dia nih cerita singkatnya:

======================================================================
logo-bike2work.jpgDi tengah macetnya Jakarta yang luar biasa, kadang-kadang kalau kemana-mana itu males. Kalau nggak jalanan macet, cuaca buruk dan belum lagi banyak peraturan-peraturan. Kayak bus 3 in 1 yang kadang tidak memberikan solusi buat kendaraan lain (tambah ruwet).

Padahal ada lho cara alternatif utk menghindari macet plus menekan polusi di negara ini, yaitu: naik sepeda!

Betapa bahagia orang yang bisa naik sepeda di Jakarta ini. Apalagi kegiatan yang mereka lakukan ini tidak semuanya dapat dilakukan oleh orang banyak. Masih sedikit sekali jumlah orang yang pake sepeda ke tempat kerja, terutama yang jarak kantornyanya jauh.

Ini terungkap semua dalam acara Talk About Nothing with Wimar pada hari Selasa malam (20/02) bersama Ketua Umum Bike To Work (B2W) Toto Sugito dan teman-teman dari komunitas B2W yang sudah beranggotakan 1200. Wow!!!

WW: Kalau hujan, Tidak takut pilek?

Ozzie (Wakil B2W): Rasanya dengan bersepeda badan menjadi sehat dan tidak rentan terhadap penyakit, termasuk pilek.

WW: Pakaian ganti dibawa kemana?

Ozzie: Beberapa temen menyimpan di dalam backpack, tapi ada juga disimpan di kantor.

WW: Atau dibawakan sama supirnya kali ya?

Ozzie dan teman-teman B2W: Hahahahahahaha…



Mau tau obrolan selanjutnya? klik di sini aja!

 

Astagaaaaaaaaaa !! February 20, 2007

Filed under: bla..bla..bla, mySouL — rizka @ 8:47 am

kaget

Hari Selasa pagi yang dihiasi hujan rintik-rintik dan langit mendung di luar. Tapi tetepppp dong harus semangat kerja ! Setelah melakukan tugas-tugas rutin seperti membuat banner, design tas souvenir, pamflet, dan flyers buat keperluan proyek kantor yang baru, gue iseng-iseng buka Blog Stats gue di WordPress.

Gue lihat, wah makin banyak nih orang yang berkunjung ke Blog gue..puas euy!

Terus mata gue pun semakin ke bawah untuk ngeliat-ngeliat informasi yang lain….sampai akhirnya gue nyampe ke bagian eng…ing…eng…..search engine terms….simak baik baik deh…….

=======================================================================

Search Engine Terms

These are terms people used to find your blog.

Today
Search Views
long road to heaven 4
foto gedung berarsitektur 2
gedung bersejarah 1
iklim mojokerto 1
efek ciuman 1
panti pijat plus jakarta 1

Yesterday

Search Views
panti pijat kediri 3
long road to heaven 2
renang gaya katak 1
Spray To Change Attitudes 1
komunitas jelajah budaya 1
rizka 1
Komunitas Jelajah Budaya 1
narsis 1
ciuman 1
kalori dalam kue nastar 1

=======================================================================

ASTAGAAAAAAAAAAAAAAA !!

Hiaiahiaiaiaiahiahaia, kok bisa-bisanya orang yang lagi nyari Panti Pijat Plus di Jakarta nyasar ke Blog gue ya??? Udah gitu ada yang nyari Panti Pijat Plus di Kediri dan ehhhhhh buset dahhh TETEP nyasar di Blog gue lagiii (mana jumlahnya 3 orang pula)…!!

Duh….apa perlu gue sekarang dipanggil Mami Rizka gitu ????

Hiahiahiahiahiahiahiaiaiahi,


Naudzubillah Min Zalik x 10 !!!!

 

Fantastic Journey for The Traveler, Ninit Yunita January 30, 2007

Filed under: Uncategorized — rizka @ 2:58 am

Sebagai seseorang yang selalu dikejar-kejar deadline dan target, weekend menjadi hari-hari yang selalu ditunggu-tunggu. Weekend, bisa menjadi moment untuk mengisi kembali baterai energi dan emosi yang telah terkuras selama hari-hari kerja.

Memasuki minggu ketiga, topik Talk About Nothing with Wimar ngobrolin yang namanya liburan atau traveling. Fantastic Journey for The Traveler menjadi topik di hari Selasa malam dengan ditemani seorang novelis dan traveler yaitu Ninit Yunita.

Kalau membaca blognya Ninit Yunita, seru sekali ketika membaca jalan-jalannya. Apalagi ketika bersama sang suami ber-traveling ke Eropa. Ninit menjelaskan bahwa dia sebenarnya baru melakukan kegiatan travel setelah dirinya menikah. Kebetulan suaminya Ninit Yunita, Aditya Mulya, pernah bekerja di perusahaan asing dan ditempatkan di Pantai Gading dan Denmark.

Kegiatan traveling pasangan suami istri ini kemudian akan diceritakan kembali dalam sebuah novel semi fiksi yang berjudul “Traveler’s Tale, Belok Kanan Barcelona”. Buku ini pastinya menarik, karena akan segera beredar. Perjalanan Ninit memberikan warna baru bagi para traveler yang kiranya akan merencanakan perjalanan ke Eropa atau hanya sekedar mengkoleksi buku Ninit Yunita sebagai fans berat mereka.

Ninit Yunita tidak datang sendiri ke Pisa Café & Resto Mahakam. Bersama Aditya Mulya sang suami, bersama-sama mereka menceritakan pengalamannya. Seru sekali rupanya, karena Ninit mengakui traveling bersama pasangan, lebih nyaman dari traveling bersama komunitas. Ade Purnama atau yang biasa disapa Adep bersama 20 komunitas Sahabat Museum juga meramaikan acara ini. Adep sebagai ketua komunitas Sahabat Museum juga menceritakan kegiatan perjalanan domestik yang kebanyakan mereka lakukan, berbeda dengan Ninit Yunita yang ber-traveling di manca negara.

Bener gak sih kalau kita bepergian ada gejala homesick di dalam diri kita? Ternyata bagi Fira Basuki, Chief Editor Majalah Cosmopolitan yang juga hadir di Pisa Café, homesick tidak merasuki perasaan hati mereka. Justru ada perasaan kehilangan setelah kembali pulang ke rumah dan timbulnya kecanduan untuk mengadakan traveling selanjutnya.

Dengan membuat planning, kita bisa berlibur dengan budget yang kita punya, misalnya menghitung:
- Akomodasi
- Transportasi
- Konsumsi
- Having fun

Selasa besok apa lagi sih topik yang akan diobrolin? Penasaran dengan suasana Pisa Cafe yang semakin ramai? Kalo gitu datang aja tiap Selasa pukul 19.30 - 21.00. OK?

—————————————————————–

Pernahkah anda berkeinginan travel, jalan-jalan ke  tempat yang baru dengan cara yang tidak formal? atau bahkan mungkin anda sudah melakukannya?  

Wimar Witoelar dalam ‘Talk About Nothing’ kali ini menghadirkan Ninit Yunita, novelis yang juga seorang world traveler.  

Pisa Cafe & Resto (Mahakam) Selasa 30 Januari 19:30-21:00.

Free of Charge, Free Snack and Free drinks

Be there, join in the fun
or listen at Radio Trijaya 104,6 FM

 

WW + Ade Rai = ??? January 22, 2007

Filed under: Uncategorized — rizka @ 3:47 am

Updated!!!
Kayak apa sih kalau Wimar Witoelar ketemu ama Ade Rai? Muangkin jawabannya adalah sebuah show yang seru, informatif dan membuka wawasan

Kemaren, gue mendengarkan percakapan Wimar Witoelar dengan Ade Rai di Pisa Café & Resto di daerah Mahakam. Temen-temen yang gak bisa dateng Selasa kemaren, Selasa depan bisa dateng dan bawa temen-temen lainnnya untuk melihat dan mendengar langsung talkshow ini dengan ditemani oleh minuman dan snack gratis. Gue aja ngemil pizza ala Pisa Café. Oh iya, ice creamnya lebih enak lagi, tapi itu sih beli sendiri.

AdeRai Ade Rai seakan membuka pikiran kita tentang apa yang kita makan sehari-hari untuk tubuh kita. Mengapa sih Ade Rai merasa mix terhadap masyarakat pada umumnya yang sangat jarang body building? Ternyata apa yang dilakukan Ade Rai hanyalah biasa-biasa aja dan bisa bermanfaat bagi siapa saja, dan terjun ke dunia ini karena bakat dan potensi Ade Rai ada di sana. Tidak hanya sebagai olahraga yang berprestasi tapi menawarkan pola hidup yang sehat yaitu melakukan aktivitas olahraga yang teratur, makan pola makan yang baik dan mengajarkan menjaga kita untuk mengatur waktu istirahat yang cukup.

Dunia otomotif = you are what u drive
Dunia fashion = You are what u where
Dunia Binaraga/Fitness/Kebugaran = We are what we eat, kita adalah apa yang kita makan, kita adalah apa yang kita konsumsikan. Kalau kita konsumsikan sesuatu yang sehat, biasanya penampilan yang sehat dan perasaan yang sehat yang kita dapatkan begitupun kebalikannya.

Dalam masalah keuangan, orang punya manajeman yang baik, dalam masalah rumahtanggapun orang mempunyai manajemen yang baik. Begitupun dalam hal bekerja. Tapi dalam hal makan, orang tidak punya manajemen yang baik. Selama ini kesalahpahamannya, yang namanya diet itu seolah-olah itu adalah mengurangi makanan padahal diet itu adalah mengatur pola makan. Kenapa orang kegemukan? Mungkin istilahnya adalah kebanyakan kalori. Kebanyakan kalori itu adalah apa yang masuk lewat mulut lebih banyak dari apa yang dikeluarkan lewat aktivitas. Yang paling utama adalah menjaga keseimbangan itu.

Temanku Susy Magdalena Muaya akan melanjutnya cerita lengkapnya di sini!

—————————–

Semua tahu, fitness & health adalah paling penting. But how to do it with
fun and challenge? Tidak usah sampai sehebat Ade Rai, world class
bodybuilder, but he shows you the way. Makan sehat, exercise sehat, hidup
sehat, dan bagaimana mengukurnya.

*Listen to Trijaya 104.6 FM LIVE bisa telepon & sms. See him, touch him at
Pisa Cafe & Resto (Mahakam) Selasa 23 Januari 19:30-21:00. And hang out with
us.

Ps. Kalo ada yang mau ketemu Rizka juga boleh. Hehehehehe…

TAN with Ade Rai

 

Jakartaku makin panas November 21, 2006

Filed under: bla..bla..bla — rizka @ 11:40 am

Ada yang mengalami sejuknya kota Jakarta akhir-akhir ini? Kalau gue, sejuk yang gue alami hanya ketika gue tidur di rumah. Itupun transmigrasi ke kamar ortu, biar bisa tidur nyenyak sampai pagi diantara dinginnya AC.

Sekarang kalau mau cari keringat keluar, gak perlu berolahraga di ruang gym. Masuk bis metromini yang tanpa AC sudah mengeluarkan keringat, apalagi bekerja seharian yang AC-nya sedang bermasalah. Seperti yang gue alami sekarang nih, sampai sekarang masih bertanya-tanya, entah karena AC nya rusak atau makin panas udara sehingga AC kalah dengan pemanasan global yang sedang terjadi di ruang kantor lantai 3 ini? Feeling gue dan teman-teman merasa AC di kantor sudah perlu diganti. Hehehehe…

Tahun ini Jakarta cukup panas. Gue dengar kabar dari Gupta teman kantor bahwa suhu menunjuk 38 derajat Celcius dibandingkan dengan 32-34 yang sebelumnya sudah lumayan menggerahkan. Indikasi pemanasan global lain yang begitu jelas mungkin bisa dirasakan beberapa waktu belakangan ini. Misalnya suhu di Kalimantan yang biasanya sekitar 35 derajad Celcius naik menjadi 39 derajad Celcius. Terus di Sumatera yang biasanya berkisar pada 33-34 derajat Celcius naik menjadi 37 derajat Celcius.

Kenapa sih bisa ada perubahan iklim seperti ini?

Ya, akibat meningkatnya kegiatan manusia yang terkait dengan rumah kaca. Bumi kita berada di dalam rumah kaca. Asap-asap industri, asap kendaraan, penggunaan hair spray, pemakaian AC dan lain-lain menyebabkan terbentuknya dinding-dinding asap. Dalam keseharian kita selalu menambah beban lingkungan tanpa kita sadari. Para ahli sudah setuju bahwa efek rumah kaca disebabkan oleh bertambahnya jumlah gas-gas rumah kaca (GRK) di atmosfir yang menyebabkan energi panas yang seharusnya dilepas ke luar atmosfir bumi dipantulkan kembali ke permukaan dan menyebabkan temperatur permukaan bumi menjadi lebih panas. Bisa dibayangkan…

Apa sih Pemanasan Global itu? Artikel dari Ikatan Ahli Teknik Penyehatan dan Teknik Lingkungan Indonesia [IATPI]Imengatakan suatu istilah yang menunjukan adalnya kenaikan rata-rata temperatur bumi, yang kemudian menyebabkan perubahan dalam iklim. Bumi yang lebih hangat dapat menyebabkan perubahan siklus hujan, kenaikk\an permukaan air laut, dan beragam dampak pada tanaman, kehidupan liar, dan manusia. Ketika para ahli ilmu pengetahuan berbicara mengenai permasalahan perubahan iklim, yang menjadi pusat perhatian adalah pemanasan global yang disebabkan ulah manusia. Mungkin sulit untuk dibayangkan bagaimana manusia dapat menyebabkan perubahan pada iklim di Bumi. Namun, para ahli sepakat bahwa ulah manusialah yang memacu besarnya jumlah gas rumah kaca dilepaskan ke atmosfir dan menyebabkan bumi menjadi lebih panas. Dahulu, semua perubahan iklim berjalan secara alami. Tetapi dengan adanya Revolusi Industri, manusia mulai mengubah iklim dan lingkungan tempatnya hidup melalui tindakan-tindakan agrikultural dan industri. Revolusi Industri adalah saat dimana manusia mulai menggunakan mesin untuk mempermudah hidupnya. Revolusi ini dimulai sekitar 200 tahun lalu dan mengubah gaya hidup manusia. Sebelumnya, manusia hanya melepas sedikit gas ke atmosfir, namun saat ini dengan bantuan pertumbuhan penduduk, pembakaran bahan bakar fosil dan penebangan hutan, manusia mempengaruhi perubahan komposisi gas di atmosfir. Semenjak Revolusi Industri, kebutuhan energi untuk menjalankan mesin terus meningkat.

Nah, kini kita dapat bertanya pada diri kita sendiri. Sampai kapankah kita harus merasa pemanasan global pada bumi bukan urusan kita?

Update 22 Nov 15.00: Alhamdulillah, setelah mendengar kabar langsung dari Bos Besar gue [gara-gara beliau baca blog gue ini], lt. 3 di kantor gue akhirnya dibelikan 2 buah AC baru. Horeeeeee……Thank u Bos!!!