6 jam merias blog July 12, 2008
Ada buku bagus nih…
Kalo gini, jadi inget sama mbak Jaleswari Pramodhawardani yang ingin semua tulisannya di media disimpan selamanya dalam file di laptopnya. Tapi hilang. Saya belum sempat ngajarin mbak dhani untuk ngebuat blog. Padahal tulisannya mbak dhani dah banyak banget lho dan bagus-bagus lagi. Hayo mbak, kapan nih kita belajar buat blog?
Selain mbak dhani, ada temen kantor saya yaitu Rasno yang juga pingin banget bikin blog. Hayolah Rasno…kita bikin blogmu. Simpan semua tulisan-tulisan indahmu di dalam blog. Tulisanmu kan ada di Seputar Indonesia, Bernas Jogja, Kedaulatan Rakyat Jogja, Cilacap Media.com. Cerita Rasno nih, tulisan yang paling berkesan waktu tulisan Rasno yang berjudul “Jual Beli Skripsi dan Pembodohan Intelektual” mendapat protes dari temen-temennya.
Nah, ada buku bagus nih judulnya “6 jam merias blog” karangan Ferry Wiharsasto dan Ogi Sigit.
Mengapa dari sekian banyaknya buku-buku, gue memilih buku ini? Nah…bingung kan?
Saya kutip seluruh pengantarnya di blog ini:
Begini kata pengantarnya:
Kalau Anda ingin tahu soal blog, milikilah buku ini sekarang juga. Kalau Anda sudah banyak tahu, simpanlah buku ini untuk membantu orang lain. Lambat laun, semua orang harus bisa membuat blog. Namun, saat ini masih banyak orang segan untuk memulainya karena ada anggapan bahwa blogging (mengerjakan blog) adalah hal yang rumit. Padahal, kalau dilihat betapa banyaknya orang, terutama anak muda, begitu senang memakai blog, pasti blogging tidaklah terlalu rumit.
Bagi orang yang kurang lancar memahami bahasa Inggris, kesulitan utama bergaul dengan web (jaringan) atau internet adalah semuanya disajikan dalam bahasa Inggris, paling tidak di masa lalu. Sekarang, sudah banyak situs web menggunakan bahasa Indonesia, apalagi dari sisi isi misalnya berita. Namun, orang yang belajar blog masih mengandalkan petunjuk di layar komputer dalam bahasa Inggris atau bertanya pada teman sekantor atau teman sepergaulan yang mau menjelaskan.
Dengan kata lain, mereka masih perlu membaca petunjuk di layar komputer maupun memanfaatkan pengalaman teman. Alangka enaknya kalau ada buku panduan dalam bahasa Indonesia. Nah, inilah buku yang diharapkan!
Hati-hati membaca buku ini! Jangan baca seluruhnya dulu sebelum Anda coba-coba sedikit praktik di komputer. Seperti naik sepeda, buku teori tidak ada gunanya kalau tidak praktik. Jangan takut pula berbuat kesalahan, belajar naik sepeda pun banyak jatuhnya. Jangan kapok sebab akhirnya blog akan membuka dunia baru.
Dengan menguasai blogging, Anda tidak pernah akan sendiri. Anda akan bisa cerita pengalaman, membuka perasaan, danmenarik orang untuk berbagi pengalaman dan perasaan. Blog memang bukan untuk orang yang tertutup. Rahasia Anda tidak bisa dituliskan dalam blog untuk kemudian malu kalau dibaca orang. Sebaliknya, blog adalah tempat untuk berbagi, baik secara pribadi maupun dalam pekerjaan.
Dalam kehidupam modern, blog menjadi sarana kerja yang semakin kuat. Dulu, orang menulis pendapat dalam koran atau majalah. Sekarang, koran atau majalah menjadi lamban sebab menunggu tanggal terbit. Blog bisa diterbitkan setiap saat, kita tinggal buka komputer atau pergi ke warnet. Orang yang membaca koran atau majalah terbatas oleh tempat dan daya beli. Blog bisa dibaca di seluruh dunia dengan gratis.
Saya sendiri (WW) sering menulis di koran dan majalah serta mempunyai kolom di sana-sini. Namun sekarang, seperti banyak kolumnis lain, saya lebih banyak menulisa di blog sendiri di www.perspektif.net.
Jika kita klik nama Wisnu Aryo Setio, anak SMP yang sudah punya blog yang bagus. Kita bisa lihat blog Rizka Nurlita Andi yang banyak jalan-jalan, blog politik dari Yosef Ardi, blog pribadi Fira Basuki novelis ternama dan pimpinan redaksi, maupun Budi Putra ahli blog top di Indonesia. Disamping nama-nama yang terpasang di sini, ada ribuan blog di Indonesia dan jutaan di seluruh dunia yang bisa kita buka dengan satu klik setiap saat di manapun.
Dunia baru terbuka untuk kita semua melalui blog. Lebih lanjut, buku ini adalah salah satu pintu masuk ke dalam dunia itu.
Ayo, tuangkan perasaanmu dalam BLOG, sekarang juga!

Talkshow buku ke empat Raditya Dika yang berjudul Babi Ngesot akhirnya datang juga di Bintaro Plaza, Minggu (8/6). Masalahnya lokasi paling deket di Bintaro, secara rumah gue di Lebak Bulus.
Gue: Hallo…
Writen by Dewi Noviana
Benny & Mice akan menyelipkan promosi buku barunya yang akan diluncurkan di Bentara Budaya tanggal 28 Februari 2008. Bagi yang ngefans dengan Benny & Mice sebaiknya segera memasukan buku baru mereka sebagai ’must have item’, karena akan banyak kejutan dalam buku mereka yang diberi judul ‘100 Tokoh’ itu. Apakah saya atau Anda termasuk di dalam ’100 Tokoh’ karya Benny & Mice?
Dari blognya Raditya Dika gue pantau terus kapan dan dimana dia berada. Di Gramedia PIM lah tempat yang paling tepat untuk nemuin dia, karena gue penasaran abis, kayak gimana sih tampangnya dia. Hihiihihi…ternyata emang aneh. Kesimpulan ya aneh!!! Mungkin karena dalam hati gue bilang aneh, gue kualat. Hehehehe…Karena sehari setelah acara dika di PIM kepala gue benjol! Kenapa benjol? Karena si dika ini ngelemparin kaos tepat ke arah gue waktu dia ngelemparin secara ganas ke cowok-cowok yang buas akan kaos gratis. Wuiiiih…dengan gerakan refleks dan gerakan flash, tangan gue bisa menangkap kaos raditya dika: Radikus makan kakus itu. Ciaaaaatttt…wadaaooooo kepala gue kena sikut orang dibelakang gue!!! Mampuusss tuh orang, gue tengok ke belakang buat ngeliat tampangnya kayak apa…eeeeh…dia malah nengok lagi ke belakang. Dasaaar…
hihihiihihi itulah lirik dari lagu Selamanya Cinta dari Yana Julio yang jadi OST-nya Cintapucino.
Sebuah kisah tentang 4 orang perempuan dengan karakter dan permasalahan yang berbeda-beda. Safina si feminin yang ingin buru-buru menikah karena tuntutan keluarga. Ratu si Tomboy nan galak yang dibenci calon mertua, Tiara, si polos konvensional yang masih cinta mati pada mantan pacarnya yang akan menikah dan Lona, si sexy yang playgirl.
Kata pengantar oleh Wimar Witoelar:
Tubuh subur, rambut keriting, berkacamata tebal, dan gemar memakai kemeja santai dengan warna dan motif meriah. “Siapa Wimar sesungguhnya memang tak mudah dirumuskan. Tetapi, boleh saja pria kocak ini kita sebut sebagai seorang entertainer alias penghibur.
Jalan hidup Amy tidak semulus impiannya selama ini. Sebentar lagi usianya menginjak kepala tiga, kariernya tidak menjanjikan, dan kehidupan cintanya mendek. Yang lebih parah, saat segala sesuatu dalam hidup Amy tampak berantakan, hidup prang lain kok justru sebaliknya…

















