Spirit of Me

Free love? As if love is anything but free. Man has bought brains, but all the millions in the world have failed to buy love. – Emma Goldman

More About Nothing Wimar Witoelar June 4, 2009

Filed under: the book i read — rizka @ 2:13 pm
Tags: , ,

cover-buku-MAN-WW Gue kadang bingung, kebiasaan tegas dan ketelatenan ibu saya kok gak diturunkan ke anaknya ya? Kan biasanya ada pepatah ” buah yang jatuh, gak jauh dari pohonnya”. Mmmh…tampang sih masih ada kemiripan, tapi yang saya masih bingung tuh ya itu, ya ituuu…

Pernah, temen kantor gue mbak widya mampir ke rumah. Spontan ketemu deh sama nyokap gue dan langsung obrolannya nyambung. Entah ngobrolin masakan, jahit menjahit, tanaman hias, alat masak sampai ke sulam pita, bahkan ngebahas melukis diatas kain. Dan itu semua gue gak interest sama sekali dengan obrolan-obrolan itu. Suer deh…

Nyokap gue seneng banget yang namanya bersosialisasi alias ngobrol. Kalo pagi-pagi nih pasti udah menghilang karena kata bokap sedang “berkampanye” dengan tetangga. Hehehe…ngerti kan maksud gue? Bayangin aja, dari keempat anaknya, sifat seperti nyokap belum ada yang nyangkut. Apalagi gue, yang selalu pendiam, pemalu dan males ngebahas yang topiknya bagi gak gue menarik. Mending gue ngobrol dari tulisan aja deh, bisa nulis apa yang gue mau.

Sebenernya sih bukan topik nyokap yang mau gue bahas. Sorry ya bu ani (bukan ibu ani yudhoyono loh, tapi ani sanadi, nama nyokap gue). Hehehehe…

Ganti topik deh…ini cerita benernya…

Gue kadang pengen nulis cerita panjang yang isinya tentang gue, temen-temen, sahabat dan keseharian gue. Kadang kehidupan yang kita alami menarik untuk ditulis lho, dan itu tanpa kita sadari. Nah, untuk menuangkan dalam tulisan itu sulit untuk memulainya. Tapi disini, di buku More About Nothing (MAN), kumpulan artikel AREA yang ditulis oleh Wimar Witoelar, semua menjadi nyata dengan tulisan. Baca aja judulnya “MORE ABOUT NOTHING”. Buku MAN yang kedua setelah A BOOK ABOUT NOTHING yang merupakan kumpulan artikel di majalah Djakarta! Isi buku pertama dan kedua sama intinya, menulis tentang pemikiran tentang hal-hal yang gak “ngeh” tapi tertangkap dalam tulisan.

Nah, kalo mau tau isi buku More About Nothing nih…ceritanya jauh dari urusan serius, apalagi berfilsafat. Semua cerita di buku ini ada maksudnya. Kita tinggal mengartikan sendiri arti cerita itu. Cerita-cerita di dalamnya hampir pernah dialami oleh setiap orang. Cerita yang selalu ada dimana-mana. Setiap orang yang lewat memiliki cerita di balik muka cueknya.

MAN mengingatkan kita kembali kepada kerendahan hati untuk menghargai segala sesuatu yang ada di sekitar kita, sekecil apa pun itu karena nilai dari keberadaan dimulai dari ketiadaan.

Makanya, beli dong bukunya, ada 27 cerita di dalamnya lho…

Atau, mau ketemu Wimar Witoelar dengan booksigningnya? Kamu bisa foto bareng lho…nah, berikut jadwalnya:

Berikut jadwal yang sudah fix, acara book signing More About Noting di TB Gramedia:
-Pondok Indah Mall 1, Jum’at 5 Juni, pkl 16.00-17.00
-Matraman, Sabtu 6 Juni, pkl 15.00-17.00
-Grand Indonesia, Jum’at 12 Juni, pkl 16.00-17.00

 

TAK TIK FOTO: Taktik mengolah foto narsismu May 4, 2009

Filed under: the book i read — rizka @ 10:36 am

Belum sempat mendalami picasa web album, eeh….muncul photo editing yang baru.
Dari dulu gue gak suka dengan foto yang segalanya diedit. Kalau mau publish foto di flickr, facebook atau blog pribadi, yang ditampilan foto apa adanya aja. Gak sempet yang namanya ngedit di photoshop, paling yang gue tambahin brightnessnya aja, soalnya udah kepengen buru-buru diupload sih, kan narsis ceritanyeee..

rizka Tapi, semenjak ada kiriman buku karangan Angel yang berjudul “TAK TIK FOTO”, gue jadi suka dengan mengolah foto-foto narsis. Mmmh…ini buku isinya sangat berguna sekali lho. Setelah kita buka olahan foto online di buku TTF ini, gue cobain semuanya. Tinggal klik, nggak harus install apapun, dan yang terpenting gratis! Tanpa harus meng-install software apapun. Tapi kalo online di warnet sih bayar biaya warnetnya. Hehehe…

Nah, website online photo editing yang paling user friendly dan gratis tentunya yang dibahas dalam buku TAK TIK FOTO ini adalah:

1. PICNIK (http://www.piknik.com)
2. LUNAPIC (http://www.lunapic.com)
3. SPLASHUP (http://www.splashup.com)
4. FOTOFLEXER (http://www.fotoflexer.com)
5. LOONAPIX (http://www.loonapix.com)
6. MAGMYPIC (http://www.magmypic.com)

Dari keenam yang saya sebutkan diatas, teman-teman dapat mengimport dan mengekspor foto dengan berbagai metode dan media. Upload foto langsung dari computer, kamera digital, handphone atau dari berbagai media online seperti Flickr, Photobucket, Facebook, My Space dan lainnya langsung ke situs online photo editing yang teman-teman pilih. Ck…ck…ck…mudah kan?

Di buku ini, semuanya dihadirkan lengkap dengan step-by-step penggunaan aplikasinya, serta tips & trik design yang bakal membuat fotomu tampil memukau.

Saya saat ini masih mencoba-coba situs mana yang paling OK saya gunakan.

Kalo gitu, yuk kita narsis yuk dengan mengolah sebanyak mungkin foto-foto kita !!!

 

Filmnya Raditya Dika, si Kambing Jantan March 5, 2009

kambingjantan Nothing to loose, ketika ada sayembara ticket gratis premiere film kambing jantan di PIM2 tanggal 3 maret. Masalahnya design template diblog “spirit of me” tidak ada ruang peletakan banner. Ya sudahlah, nontonnya nunggu dilepas tanggal 5 maret di bioskop terdekat…

Beberapa hari kemudian, ada pesan masuk dari WW di komputerku:
WW: RN (my initial) suka kambing jantan kan?
RN: iya WW, suka…
WW: saya sedang usahakan satu undangan untuk perdana filmnya di PIM 3 Maret, buat RN
RN: mauuuuu……mau….mau,,,,,, WW…..makasih :)
WW: yup… mudah2an dapet ya, nanti saya kasih tahu lagi

Dalam hati: horeeeeeeeeeeeeeeeeee………..makasih WW yang baik 

Dan akhirnya, 2 lembar undangan sudah berada ditangan gue dan melda. Mmmh…asyik nonton bareng, tapi jam pemutarannya kemaleman nih kayaknya…20.30, trus selesai filmnya jam berapa nih? Aaahh…cuek aja, kan deket bioskop dari kantor dan rumah.

Karena tiba-tiba WW sakit, 2 undangan sisa yang rencananya WW mau datang untuk nonton diserahkan ke Dewi dan Wulan. Semoga sekarang WW udah sembuh. Dan WW sempat menyampaikan sms ketidakhadirannya ke Radith via gue.

Akhirnya kita berempat: rizka, melda, wulan dan dewi berangkat. Tapi sebelumnya kita mampir ke rumah WW di Jl, madarasah untuk mengambil 2 undangan lagi. Sayang banget deh…WW gak bisa ikut. Tapi gak apa-apa, kan masih ada pemutaran besok-besoknya di bioskop.

Pas kita datang di bioskop PIM 2, dari jauh udah keliatan antrian panjang banget. Ooooh…ternyata undangan itu dituker dengan ticket masuk. Sempet juga sih antrian gue and wulan salah jalur. Tapi dengan cekatan, wulan bisa dapet dengan cepat. Hehehehe…good job wulan :P

Dengan lari-lari kecil diantara para ABG, kita berempat mulai bergerilya untuk menuntaskan tujuan kita datang ke bioskop ini. Pertama yaitu menyerahkan kaos souvenir dengan gambar kartun PO, lalu dengan bangganya radith kudu membuka kaosnya dan foto dengan Wimar angels. Hehehehe…Selanjutnya cari-cari orang lain yang kita kenal tentunya untuk berfoto bersama. Secara gak sengaja, di luar bioskop kita ketemu sama vokalis PADI si Fadly…Hehehe…lumayanlah.

Sambil menunggu jam masuk studio, kita screaning orang yang kita kenal. Tapi gak ada lagi. Udah capek dan ngantuk. Tapi orang-orang tak henti-hentinya berebut foto dengan Raditya Dika. Ck…ck…ck…hebat loe dith. Sempet gue perhatiin, pas Radith ditarik ke backdrop tengah, tampang radith bingung gitu dikerubungi oleh penggemar dan infotainment. Tapi gue percaya, loe bisa mengatasinya dan mudah2an loe aman dengan perubahan loe sekarang ini. Soalnya temen gue melda denger ada cewek yang bilang gini nih “pasti radith udah lupa sama gue”. Trus temennya si cewek bilang “emang loe siapanya’? Kata cewek itu “Gue mantan dia waktu SMP” sambil melewati Radith yang sibuk diwawancarai. Hiks radith…cewek mana lagi yg kamu kirimi surat waktu SMP dulu???? Ciri-cirinya tuh cewek yaitu rambut panjang dan mungil.

Review setelah nonton film kambing jantan? Mmmmm….gue lebih suka baca bukunya kambing jantan….

 

Sang Musafir July 29, 2008

Filed under: the book i read — rizka @ 5:13 am

sang musafir Sang Musafir adalah buku pertama yang saya baca dari karya seorang Mohamad Sobary. Dari sekian banyak buku baru yang tertata rapi di MP Book Kemang, saya memilih buku ini. Padahal buku ini terbit setahun yang lalu, dan saya baru melihatnya. Dari buku Sang Musafir ini, ternyata ada lagi karya Mohamad Sobary lainnya yang saya search di google yaitu Kang Sejo Melihat Tuhan, Kisah Karna dan dan Dendam Kita, Singgasana dan Kutu Busuk.

Saat ini baru di halaman 54 dari 272 halaman yang saya baca buku di bis kesayangan, Metromini S79. Di halaman ini, saya mulai yakin bahwa isi buku ini mempunyai kekuatan tersendiri. Dari penyampaian kata-kata yang diciptakan Mohamad Sobary, hati saya menjadi tenang dan sejuk. Dari kalimat “djawani”nya seakan kita berada di antara keluarga di desa.

Di halaman 22 ada pesan moral yang disampaikan oleh beliau. Begini pesannya: Kita harus berani ngalah dan diam. Ngalah bukan berarti kalah. Diam bukan berarti takut. Maka, sekali lagi, aku tak mau berurusan dengan siapa pun yang mudah menimbulkan konflik, sering membikin keributan, dan mengundang perasaan tak enak. Demi kedamaian, lebih baik menjauh dan mencari dunia lain yang lebih nyaman, agar tak terseret nafsu yang menang memperebutkan apa yang dalam hidup bukan perkara penting. Sering terbukti, konflik hanya menyangkut soal kecil dan sepele. Kalah-menang, berani-takut bukan ukuran.

Setelah ini saya akan melanjutkan membaca Sang Musafir, buku yang dipersembahkan untuk LIPI, Lembaga Ilmu Pengetahuan.

 

6 jam merias blog July 12, 2008

Filed under: the book i read — rizka @ 9:54 am

Ada buku bagus nih…

Kalo gini, jadi inget sama mbak Jaleswari Pramodhawardani yang ingin semua tulisannya di media disimpan selamanya dalam file di laptopnya. Tapi hilang. Saya belum sempat ngajarin mbak dhani untuk ngebuat blog. Padahal tulisannya mbak dhani dah banyak banget lho dan bagus-bagus lagi. Hayo mbak, kapan nih kita belajar buat blog?

Selain mbak dhani, ada temen kantor saya yaitu Rasno yang juga pingin banget bikin blog. Hayolah Rasno…kita bikin blogmu. Simpan semua tulisan-tulisan indahmu di dalam blog. Tulisanmu kan ada di Seputar Indonesia, Bernas Jogja, Kedaulatan Rakyat Jogja, Cilacap Media.com. Cerita Rasno nih, tulisan yang paling berkesan waktu tulisan Rasno yang berjudul “Jual Beli Skripsi dan Pembodohan Intelektual” mendapat protes dari temen-temennya.

Nah, ada buku bagus nih judulnya “6 jam merias blog” karangan Ferry Wiharsasto dan Ogi Sigit.

Mengapa dari sekian banyaknya buku-buku, gue memilih buku ini? Nah…bingung kan?

Gue bacain deh…buku ini bagus karena buku ini dipengantari oleh Wimar Witoelar. Hehehehe…
Saya kutip seluruh pengantarnya di blog ini:

Begini kata pengantarnya:
Kalau Anda ingin tahu soal blog, milikilah buku ini sekarang juga. Kalau Anda sudah banyak tahu, simpanlah buku ini untuk membantu orang lain. Lambat laun, semua orang harus bisa membuat blog. Namun, saat ini masih banyak orang segan untuk memulainya karena ada anggapan bahwa blogging (mengerjakan blog) adalah hal yang rumit. Padahal, kalau dilihat betapa banyaknya orang, terutama anak muda, begitu senang memakai blog, pasti blogging tidaklah terlalu rumit.

Bagi orang yang kurang lancar memahami bahasa Inggris, kesulitan utama bergaul dengan web (jaringan) atau internet adalah semuanya disajikan dalam bahasa Inggris, paling tidak di masa lalu. Sekarang, sudah banyak situs web menggunakan bahasa Indonesia, apalagi dari sisi isi misalnya berita. Namun, orang yang belajar blog masih mengandalkan petunjuk di layar komputer dalam bahasa Inggris atau bertanya pada teman sekantor atau teman sepergaulan yang mau menjelaskan.

Dengan kata lain, mereka masih perlu membaca petunjuk di layar komputer maupun memanfaatkan pengalaman teman. Alangka enaknya kalau ada buku panduan dalam bahasa Indonesia. Nah, inilah buku yang diharapkan!

Hati-hati membaca buku ini! Jangan baca seluruhnya dulu sebelum Anda coba-coba sedikit praktik di komputer. Seperti naik sepeda, buku teori tidak ada gunanya kalau tidak praktik. Jangan takut pula berbuat kesalahan, belajar naik sepeda pun banyak jatuhnya. Jangan kapok sebab akhirnya blog akan membuka dunia baru.

Dengan menguasai blogging, Anda tidak pernah akan sendiri. Anda akan bisa cerita pengalaman, membuka perasaan, danmenarik orang untuk berbagi pengalaman dan perasaan. Blog memang bukan untuk orang yang tertutup. Rahasia Anda tidak bisa dituliskan dalam blog untuk kemudian malu kalau dibaca orang. Sebaliknya, blog adalah tempat untuk berbagi, baik secara pribadi maupun dalam pekerjaan.

Dalam kehidupam modern, blog menjadi sarana kerja yang semakin kuat. Dulu, orang menulis pendapat dalam koran atau majalah. Sekarang, koran atau majalah menjadi lamban sebab menunggu tanggal terbit. Blog bisa diterbitkan setiap saat, kita tinggal buka komputer atau pergi ke warnet. Orang yang membaca koran atau majalah terbatas oleh tempat dan daya beli. Blog bisa dibaca di seluruh dunia dengan gratis.

Saya sendiri (WW) sering menulis di koran dan majalah serta mempunyai kolom di sana-sini. Namun sekarang, seperti banyak kolumnis lain, saya lebih banyak menulisa di blog sendiri di www.perspektif.net.

Jika kita klik nama Wisnu Aryo Setio, anak SMP yang sudah punya blog yang bagus. Kita bisa lihat blog Rizka Nurlita Andi yang banyak jalan-jalan, blog politik dari Yosef Ardi, blog pribadi Fira Basuki novelis ternama dan pimpinan redaksi, maupun Budi Putra ahli blog top di Indonesia. Disamping nama-nama yang terpasang di sini, ada ribuan blog di Indonesia dan jutaan di seluruh dunia yang bisa kita buka dengan satu klik setiap saat di manapun.

Dunia baru terbuka untuk kita semua melalui blog. Lebih lanjut, buku ini adalah salah satu pintu masuk ke dalam dunia itu.

Ayo, tuangkan perasaanmu dalam BLOG, sekarang juga!