in the office… November 6, 2007
Kring…kriiing…line telp di meja Nuri berdering.
Narto: Nuri, ada Nini gak?
Nuri: Gak ada Pak Narto, Nini kan lagi meeting keluar.
Narto: Ini nih, ada tamu buat Bos Besar.
Nuri: Siapa pak yang cari Bos Besar?
Narto: Dia bilang dari Bumi Putera
Nuri: Udah ada janji belum Bumi Putera sama Bos Besar?
Narto: Katanya dia sih udah
Nur: Wah pak, jangan-jangan tuh orang nawarin asuransi ke Bos Besar.
Narto: OK kalo gitu, saya tanya ke Nayla.
Kring…kriiing…line telp di meja Nayla berdering.
Narto: Nayla, dibawah ada taksi dan Bumi Putera.
Nayla: Oh ya pak, jadi yang bener yang mana? Ada taksi dan Bumi Putera?
Seorang operator telepon sebenarnya (Nisa) turun ke bawah untuk melihat situasi yang sebenarnya.
Nisa: (Setelah melihat si Bumi Putera) “Ayo pak, silahkan langsung ke atas” untuk ketemu Bos Besar”
Selesai mengantar Bumi Putera ke atas, Nisa kembali ke mejanya dan bertemu Narto.
Nisa: Pak, itu bukan Bumi Putera tapi BUDI PUTRA !!!
Dari blognya Raditya Dika gue pantau terus kapan dan dimana dia berada. Di Gramedia PIM lah tempat yang paling tepat untuk nemuin dia, karena gue penasaran abis, kayak gimana sih tampangnya dia. Hihiihihi…ternyata emang aneh. Kesimpulan ya aneh!!! Mungkin karena dalam hati gue bilang aneh, gue kualat. Hehehehe…Karena sehari setelah acara dika di PIM kepala gue benjol! Kenapa benjol? Karena si dika ini ngelemparin kaos tepat ke arah gue waktu dia ngelemparin secara ganas ke cowok-cowok yang buas akan kaos gratis. Wuiiiih…dengan gerakan refleks dan gerakan flash, tangan gue bisa menangkap kaos raditya dika: Radikus makan kakus itu. Ciaaaaatttt…wadaaooooo kepala gue kena sikut orang dibelakang gue!!! Mampuusss tuh orang, gue tengok ke belakang buat ngeliat tampangnya kayak apa…eeeeh…dia malah nengok lagi ke belakang. Dasaaar…


















