Untuk pertama kalinya, tanggal 7Juli kemaren gue gabung ke acaranya komunitas photographer.net dalam acara hunting foto bareng di acara Jakarnaval melalui Dinas Kebudayaan dan Permuseuman Provinsi DKI. Tau dong itu siapa?? Ya Pemprov DKI, secara Sutiyoso gitu lhooo … dalam rangka merayakan HUT ke 480 Kota Jakarta. Tema kegiatan ini adalah “Mari Kita Wujudkan Kota Jakarta Sebagai Lambang Budaya Indonesia yang Multikultural”. Mariii…ayo!
Tapi gue gak mikirin siapa penyelenggaranya. Yang paling penting gue bisa hunting foto dengan teman-teman baru dari photographet net, sahabat museum dan penggemar fotografi dari seluruh nusantara.. Foto yang diambil juga bebas, yang penting human interest plus foto yang bercerita.
Setelah peserta diberi nametag, kita semua seakan haus akan objek. Dari bapak-bapak penjual warung, orang lagi makan di pinggir jalan sampe sopir bajaj yang lagi benerin bannya yang kempes di pinggir jalan kita fotoin. Hahahaha…bukannya bantuin malah ngerepotin, dalam hatinya si tukang bajaj. Saya kan jadinya harus berpose. Gaya bener dah!!
Pawai dimulai pukul 20.00, molor setengah jam, karena gue denger dari pembicaraan polisi dengan pemda DKI bahwa SBY mau melewati jalan yang akan dilewati pawai nanti. Hehehehe…tau gak, dengan menggunakan nametag tadi, gue bisa kesana-kemari kayak kutu loncat mengambil objek yang suatu saat bisa gue ambil.
Bentuk kegiatan Jakarnaval ini terdiri dari pergelaran tari kolosal, pawai lintas budaya dan pawai mobil hias. Route pawai dalam Jakarnaval ini berawal dari depan halaman Balaikota Jl. Merdeka Selatan trus belok kiri ke Jl. MH Thamrin.
Kelompok-kelompok yang berpawai dalam Jakarnaval tersebut terdiri dari Kelompok Pembuka Jalan berupa pasukan berkuda, Harley Davidson Club, marching band dari STIP. Kemudian diikuti Kelompok Pendukung berupa pasukan pembawa bendera merah Putih. Setelah kelompok tersebut berlalu diikuti Kelompok Seni Budaya yang terdiri dari
egrang, ondel-ondel, rebana marawis, tanjidor, tari aceh, tari manortor (Batak), warok atau reog Ponorogo, tari Papua dan Liong gelas plastik. Para peserta selain dari kalangan pemerintah provinsi, juga dari kalangan artis ibu kota.
Karena gue masih belajar foto, ada kesulitan nih waktu pengambilan foto di malam hari. Secara gue belum bisa mainin tekniknya. Sempet belajar sih ama yang lebih senior, tapi setelah itu, gue ngeblank lagi.
Jadi hasil fotonya belum maksimum, hehehehehe…dan belum bisa ikutan lomba foto yang diselenggarakan oleh Jakarnaval.