Berita Foto: Ebiet G. Ade, In Love 25 Anniversary April 26, 2007

photos by rizka
Gue suka musiknya The Beatles, karena dulu bokap-nyokap punya piringan hitam musik lama yang sering diputar pagi-pagi. Tapi sekarang nyokap nyesel banget, karena semua piringan hitamnya dikasih orang lain. Ya gimana, udah dikasih…masa diminta lagi sih
Selasa tgl 10 kemaren, Talk About Nothing with Wimar ngedatengin Fauzie-Fauzan di Pisa Cafe di Mahakam. Seru, apalagi mereka menyanyikan satu lagu Koes Plus dan beberapa lagunya The Beatles dengan sangat profesional dari segi suara dan lainnya. Sepertinya mereka menyanyi dari hati yang paling dalam, sangat-sangat menikmati.
Si kembar Fauzie dan Fauzan membicarakan The Beatles (John, Paul, George dan Ringo), grup musik yang sudah menjadi legenda dan mempunyai ciri khas musik rock and roll dari tahun 1960 yang hingga kini masih digemari oleh berbagai generasi.
Wimar Witoelar: Kenapa anak muda seperti Fauzie dan Fauzan kok senang lagu The Beatles. Kalau saya sih jelas, waktu The Beatles itu jaya saya berumur belasan tahun dan sampai sekarang saya masih bertahan belasan tahun. Coba Anda ceritakan perjalanan hidup Anda dengan The Beatles?
Fauzie-Fauzan: The Beatles bagi kami dia merupakan suatu revolusi musik yang memang sampai sekarangpun tiada matinya dan merupakan inspirasi bagi kami berdua. Memang orang mengenal kami ini sebenarnya bukan sebagai orang penyanyi yang membawakan lagu-lagu The Beatles. Kami sangat menggemari The Beatles mulai dari dandanannya dia sampai potongan rambutnya dan lagu-lagunya sampai karismanya. Kita sudah menyiapkannya dari rumah.
WW: Kapan Anda mulai suka The Beatles?
F-F: Dari kecil. Awalnya hobbi suka dengan lagu-lagu lama. Lagu The Beatles dan seangkatannya Koes Plus lah yang sangat dekat sekali.
WW: Teman-teman saya Fauzie dan Fauzan saudara kembar ini umurnya 24 dan bisa menyanyikan lagi The Beatles dan Koes Plus. Pada waktu saya umur 23-24, saya bukan bisa nyanyi tapi saya nonton Koes Plus dan saya dengerin The Beatles. Tapi kalau saya pakai baju seperti Anda dan rambut seperti Anda ditangkap di jalan. Karena dulu The Beatles dan Koes Plus dilarang oleh Presiden Soekarno. Jadi jangan percaya kalau bilang Presiden Soekarno hebat dalam segala hal, dia banyak hebatnya tapi dia banyak mensensor.
F-F: Saya tahu kalau dulu sering dengar cerita dari orang tua saya sendiri seperti masalah celana.
WW: Celana itu kalau ketat, Polisi di jalan bawa botol kecap gede, kalau tidak masuk ke celana, celananya digunting. Pulang pakai celana dalam. Sekarang bebas, banyak kebebasan harus kita syukuri.
F-F: Kenapa ya kalau di Indonesia pada zaman pemerintahan Soekarno musik The Beatles dilarang masuk Indonesia sampai sekarangpun saya masih bingung.
WW: Koes Plus nya sendiri pernah masuk penjara. Saya main band di Bandung, kalau lagi dansa-dansa terus ada Polisi ngumpet pura-pura main domino. Tapi memang baik Koes Plus itu terilhami oleh The Beatles.
F-F: Benar sekali, waktu zaman Koes Plus Bersaudara dia itu ikutnya Everly Brothers, begitu Koes Plus, dia langsung ikut The Beatles dan Bee Gees.
WW: Everly Brothers sama The Beatles bedanya apa?
F-F: Everly Brothers penyanyi duet, kalau The Beatles group band. Dua-duanya sama-sama enak tapi untuk tingkat kesulitan dan harmonisasi dari vokal, Everly Brothers lebih sulit. Tapi kalau The Beatles sulit di musik dan liriknya.
WW: Kalau The Beatles itu kok bisa ada satu lagu yang saya dengar tadi di mobil, Let It Be judulnya. Padahal bukan lagu baru, lagu itu dinyanyikan dan dinyanyikan lagi, bisa lengket begitu, apakah lagu The Beatles banyak yang begitu ya?
F-F: Mungkin sudah kharisma yang sudah melekat pada The Beatles sehingga lagu apapun kita mendengarnya sudah enak saja.
WW: Jadi musik bikin kharisma, kharisma bikin terkenal. The Beatles mulai tahun 1959 dan mulai terkenal 1967. Ngomong-ngomong kalau Anda jadi terkenal di Indonesia, Bandara Soeakarno-Hatta bisa jadi Bandara Fauzie-Fauzan, karena di Liverpool nama airportnya John Lennon Airport.
F-F: Mungkin di Eropa, kalangan musik bisa dikatakan mempunyai prestasi yang sampai sekarangpun group band atau penyanyi tidak menyamai prestasinya.
WW: Apa yang membuat The Beatles itu revolusioner?
F-F: Pada zaman era pertama kali The Beatles samapai dia itu terkenal, dia itu yang namanya tingkat kejahatan dan ekonomi itu drastis berubah, jadi larinya ke The Beatles.
WW: Jadi ada periode lagu Hard Day Nights, Love Me do, trus serangkaian lagu itu yang nantinya masuk lebih bertanya-tanya bahkan ada yang masuk culture drugs, seperti Lusy and The Sky With Diamonds.
F-F: Lama kelamaan musiknya The Beatles itu bisa dibilang untoucheable atau jadi sangat tak tersentuh. Sehingga semakin era kesini, musiknya dia mulai tak terkejar oleh musisi-musisi pada masa itu. The Beatles sempat meditasi dan membawa alat musik India dan dipakai untuk album rekaman.
WW: Trus George Harrison malah menjadi religius, dan yang biasa-biasa saja hanya Ringo Star. Kalau Paul Mc Cartney yang paling pemusik murni.
F-F: Paul masih ada sampai sekarang, DVDnya Paul masih ada waktu dia konser, bayangkan saja pada waktu Paul Mc Cartney manggung, sampai anak kecil hafal dan Presiden Rusia langsung datang untuk nonton Paul Mc Cartney. Itu tahun 2003-2004.
WW: Fauzie dan Fauzan sudah tampil di TV sejak kapan?
F-F: Umur 15 tahun
WW: Sekarang lagi mempersiapkan lagu ke lima katanya. Apa isinya?
F-F: Isinya country, tapi kita ingin mencoba sesuatu yang berbeda dari country, artinya kita mencoba membuat lagu ciptaan sendiri tapi dengan gaya country yang sedikit ngepop dan sedikit nge-rock.
SMS Aka: Fauzie dan Fauzan, gimana caranya menghafalkan lagu The Beatles?
F-F: Kalau cara menghafalkan semua lagu, yaitu pertama niat mau menghafalkan lagu dan yang kedua ada bahannya. Apalagi sekarang mudah mencari lirik lagu, ada jual bukunya, cari lewat website.
WW: Kapan kira-kira albumnya keluar?
F-F: Baru 50 persen. Insyaallah tahun ini, pasti. Jangan beli yang bajakan, rugi karena suaranya meong-meong.
SMS Lina Wijaya: Kira-kira lagu The Beatles mana yang cocok untuk dijadikan musik background wedding party?
F-F: Yang romantis bernuansa cinta aja, seperti I Love Her.
Audience Wulan: Kalian kan waktu era The Beatles itu belum lahir. Kenal The Beatles darimana dan menguasai lagu The Beatles belajarnya dari otodidak atau bagaimana?
F-F: Kenal The Beatles dari orangtua, teman dan pergaulan. Sebenarnya mengusai lagunya juga tidak, kita penggemar saja. Kadang bawain lagu The Beatles juga.
SMS Keket: Apa sih yang membuat kalian menyukai jenis musik The Beatles?
Datangnya dari hati.
WW: Kenapa sih senang lagu The Beatles, gak tergiur dengan G-Rock dan sebagainya?
F-F: Kalau berdasarkan usia, kita senang dengan lagu-lagu G-Rock dan lagu-lagu yang mengarah sekarang. Cuma untuk karakter ke vokal dan penjiwaan, kita lebih senang ke lagu lama atau klasik seperti The Beatles, Everly Brothers atau Bee Gees.
WW: Menurut Fauzie dan Fauzan, orang bisa tidak bikin lagu The Beatles tapi dianya bukan The Beatles. Lagu baru, dengan karakter The Beatles.
F-F: Mungkin bisa, tapi untuk bisa seabadi dan seterkenal The Beatles tidak mungkin.
Audience: Menurut kalian berdua, diantara lagu-lagu The Beatles itu yang mendominasi itu Paul Mc Cartney atau John Lennon. Lalu kabarnya, ketika John Lennon menentukan pilihan kepada Yoko Onno, beberapa personil dari The Beatles keberatan dan kabarnya pula keberatan itulah yang menjadi pemicu bubarnya The Beatles.
F-F: Antara John Lennon dan Paul Mc Cartney, mereka berdua yang lebih menonjol karena 90% lebih banyak mereka yang menciptakan lagu. Kalau perpecahan band, memang waktu zaman adanya Yoko Onno itulah konflik pertama yang bikin The Beatles bubar. Akhirnya timbul kecemburuan sosial. Cuman ada hal-hal yang memicu pembubaran bukan hanya Yoko Onno tapi juga mungkin karena mereka mulai boring, banyak tanggapan pro dan kontra dan perkataan John Lennon yang pernah mengatakan dia lebih terkenal daripada Tuhan.
WW: Selain Anda banyak tidak di Indonesia community yang nyanyi lagu The Beatles atau menggemari?
F-F: Ada. Terakhir kita melihat dia membuat satu pertunjukan khusus untuk komunitas The Beatles dan meraup anggota-anggota baru yang mau masuk. Nama komunitasnya Beatles Mania. Ada Abadi Oesman.
WW: Fauzie-Fauzin sering diundang nyanyi dimana?
F-F: Live event juga, kadang-kadang talk show ataupun kadang acara nyanyi kecil-kecilan juga.
WW: Kehidupan sebagai orang kembar bagaimana, jadi selain senang sama-sama nyanyi, hal lain apa yang senang dilakukan bersama. Sekolah sama?
F-F: Sekolah sama. Mulai dari SD sampai kuliah. Cuma tidak sebangku. Yang sebangku cuma SD saja. Kuliah sama-sama Hukum, tapi yang satu jurusannya yang satu perdata, yang satu pidana.
WW: Terus Anda berdua sudah punya pacar belum?
F-F: Belum.
Hey jude, don’t make it bad.
Take a sad song and make it better.
Remember to let her into your heart,
Then you can start to make it better.
Hey jude, don’t be afraid.
You were made to go out and get her.
The minute you let her under your skin,
Then you begin to make it better.
And anytime you feel the pain, hey jude, refrain,
Don’t carry the world upon your shoulders.
For well you know that it’s a fool who plays it cool
By making his world a little colder.
Hey jude, don’t let me down.
You have found her, now go and get her.
Remember to let her into your heart,
Then you can start to make it better.
So let it out and let it in, hey jude, begin,
You’re waiting for someone to perform with.
And don’t you know that it’s just you, hey jude, you’ll do,
The movement you need is on your shoulder.
Hey jude, don’t make it bad.
Take a sad song and make it better.
Remember to let her under your skin,
Then you’ll begin to make it
Better better better better better better, oh.
Na na na na na ,na na na, hey jude…
