Spirit of Me

Free love? As if love is anything but free. Man has bought brains, but all the millions in the world have failed to buy love.

Just alone October 2, 2006

Filed under: mySouL — rizka @ 4:10 pm

Sendiri lagi. Hari ini kegiatan ingin dilakukan sendiri. Apa yang gue lakukan hari ini? Buka puasa di frankfurter PIM 2 sendiri (sorry ya susy, abisan mau ke frankfurter BSD kejauhan, hehehehe…). Ketika dateng dan duduk, disajikan teh manis hangat plus kurma 4 buah untuk disantap. Makanan utama yaitu Hotdog regular dengan tambahan daging sapi asap disela-sela roti, minumnya cofee latte hangat. Mmmmh…nikmat. Makanan habis tiada sisa, demikian dengan minumannya. Lapeer bok…

Trus, pengen ngapain lagi ya? Mmmh…kayaknya kalo nonton di bioskop sendiri asyik juga ya? Mmmh…mengapa tidak? Selesai makan, antri tiket untuk yang jam 19.15. Sengaja pilih film berjudul “Click”. Temen-temen bilang, filmnya bagus banget, sedih. Dan memang ternyata sedih. Hiks, hamper nangis deh, tapi gak jadi…malu ama pasangan sebelah. “Click” ini memang film yang sangat bagus buat belajar tentang hidup, bagaimana kita harus memanfaatkan kehidupan bersama keluarga, teman, alam dan segala hal kecil yang seringkali kita gak tau kalau hal yang kita lakukan akan merugikan orang lain. Kalau pengen tau jalan ceritanya, mendingan nonton deh, gak asyik kalo gue ceritain di sini, gak bakalan seru nantinya.

Bubaran bioskop, melangkah ke Metro untuk mencari baju baru untuk dipake kerja sehari-hari. Pada dasarnya kalo pilih baju gue suka asal, apalagi pas pilih-pilih bajunya udah jam 21.30.

Trus sampe di rumah 22.30. Dateng, mandi, trus nyalain komputer, tulis diblog deh.

 

Bikin gue kaya dong… October 2, 2006

Filed under: fearFactOr — rizka @ 4:05 pm

Rabu ikutan tugas di JakTV, SCDB Sudirman. Kali ini gue kembali bertugas sebagai photographer. Hihihihihi…photographer gadungan! Bos besar gue Wimar Witoelar yang rambutnya selalu kribo diminta oleh stasiun TV itu sebagai host pada Dialog Khusus yang topiknya pada edisi kedua ini adalah “Klarifikasi Orang Kaya”. Tampil dalam dialog ini adalah wakil dari KPK [Abdullah Hehamahua], Ahli Ekonom [Aviliani] dan bintang tamu yang besar hati untuk datang diantara 40 orang terkaya versi majalah Forbes adalah Aksa Mahmud, yang sekarang sebagai wakil ketua MPR RI.

Sebelum tiba di JakTV, kami berbuka puasa di foodcourt electronic city. Sambil menunggu waktu yang masih sangat lama, stelah berbuka puasa bersama Bakmi GM, kami pintong alias pindah tongkrongan menuju Auto mall. Areanya ya situ-situ juga, pokoknya gak mau jauh-jauh dari area JakTV. Di auto mall kita mencicipi ice cream banana split di Giuseppe Corica Pastries. Makannya rame-rame. Enak…

Stelah itu, otw ke JakTV deh…Kami langsung masuk ke cafe punyanya JakTV untuk mempelajari script untuk Bos Besar gue, WW. Seperti biasa, gue jeprat-jepret sana-sini. Orang yang lagi bengong gue fotoin aja. Lalu…kami masuk ke ruangan studio, dan satu persatu pembicara mulai berdatangan. Aviliani, Abdullah H lalu Aksa Mahmud.

Pembicaraan dimulai, suasana hening…
Pertanyaan pembuka untuk Aksa Mahmud dari WW “Mengapa Anda bisa kaya?”
Jawabannya simpel banget nih…kata Aksa “Jeli mengambil kesempatan bisnis.”

Aksa mengatakan bahwa hasil kekayaan yang telah dia miliki hingga sekarang adalah hasil kerja keras yang bukan dari fasilitas atau kolosi dengan pejabat pemerintah. Oh iya, ternyata Aksa Mahmud Jusuf Kalla itu kakak iparnya lho. Dan dia bilang kalau Jusuf Kalla tidak menguntungkan buat dirinya si Aksa. Malah dia bilang Bank gak berani memberi pinjaman uang. Lalu dia menambahkan kekayaan dia akan bisa lebih tinggi jika Kang Jusuf tidak menjadi Wapres. Bujug buneeen…

Trus ekonom Aviliani bilang bahwa di negeri ini penangkapan koruptor tidak akan menyelesaikan masalah ekonomi. Nah loh!! Kenapa? Karena di negara lain memiliki pengalaman bahwa pemberantasan korupsi menyebabkan kemandekan ekonomi bertahun-tahun.Hal ini berarti memberikan pengampunan bagi para koruptor-koruptor lama dengan asumsi bahwa mereka akan membawa kembali investasi ke negara ini. Sebuah langkah yang membutuhkan jiwa besar.

Bikin gue kaya dong…kaya hati, kaya iman dan kaya ilmu. Kaya harta juga mau…