Jalan hidup Amy tidak semulus impiannya selama ini. Sebentar lagi usianya menginjak kepala tiga, kariernya tidak menjanjikan, dan kehidupan cintanya mendek. Yang lebih parah, saat segala sesuatu dalam hidup Amy tampak berantakan, hidup prang lain kok justru sebaliknya…
Pertama-tama Amy mengetahui bahwa Jodie, temannya, dan Jack mantan tunangannya, telah menjadi sepasang kekasih. Lalu adiknya, Suzie, pulang dengan membawa tunangan Australia-nya yang oke banget, sambil mengumumkan rencana pernikahan mereka pada bulan Mei. Dan sekarang sahabatnya, Beth, juga berencana mengikat janji sehidup semati, dan meminta Amy menjadi pendampingnya. Dengan perasaan kecut, Amy teringat pepatah lama yang mengatakan: sekali jadi pendamping pengantin, tidak akan pernah menjadi pengantin…
Ah, tapi itu tidak benar, kan?



















Leave a Reply